AraBodigHerbal
tidak membunuh virus HIV tetapi menghambat proses replikasinya.
Gambar: Ficus carica
Buah tin atau
dikenal dengan nama ilmiah ficus carica adalah tumbuhan
berbunga. Tumbuhan ini memiliki kadar senyawa antioksidan yang tinggi. Di mana
antioksidan adalah senyawa-senyawa yang dapat menjaga agar sel-sel tubuh tetap
sehat dan tidak mengalami kerusakan atau kematian sel.
Arabodigherbal
adalah salah satu obat herbal yang dibuat dari ekstrak tanaman ficus
carica. Arabodigherbal ini digunakan di Papua untuk terapi penyakit HIV
& AIDS. Dikatakan bahwa banyak orang telah sembuh dari penyakit HIV &
AIDS.
Apakah itu
memang benar-benar sembuh…?
Ternyata dalam tanaman ficus carica atau bahan
baku dari Arabodigherbal adalah tinggi antioksidan. Dimana telah diulas sedikit
tentang antioksidan yaitu senyawa-senyawa yang dapat menjaga agar tidak terjadi
kerusakan atau kematian sel akibat radikal bebas atau karena suatu proses
penyakit. Salah satu antioksidan yang paling banyak terdapat dalam tanaman ficus
carica adalah polifenol.
Senyawa
– senyawa Polifenol berperan sebagai antioksidan yang baik untuk tubuh.
Polifenol melindungi sel dan substansi kimia dalam tubuh dari radikal bebas,
atom reaktif yang merusak jaringan-jaringan dalam tubuh.
Polifenol
juga dapat menghambat enzim yang diperlukan sel kanker untuk tumbuh. Polifenol
juga dapat melemahkan substansi yang menyebabkan tumbuhnya kanker.
Polifenol
yang merupakan zat aktif yang dapat
menginhibisi kompleks protease dari virus HIV. Protease adalah suatu enzim mengkatalisis proteolisis, proses ireversibel yang
memecah protein menjadi asam amino komponennya. Artinya enzim ini
membantu dalam proses pelepasan virus-virus dari dalam sel yang diinfeksinya
menjadi virus-virus baru dan akan menginfeksi sel-sel tubuh yang
lain.
AraBodigHerbal
bekerja melawan virus HIV pada proses replikasi atau proses perkembangbiakan virus
HIV bukan membunuh virusnya. Senyawa polifenol dari AraBodigHerbal bekerja sebagai
protease inhibitor atau penghambat
proses pelepasan virus-virus baru dari sel yang terinfeksi.jadi seseorang sebenarnya tidak sembuh dari penyakit HIV & AIDS tetapi hanya mengalami penurunan kadar virus dalam tubuh sehingga kualitas hidupnya dapat membaik.
Gambar: replikasi virus HIV
Sebenarnya cara
kerja dari AraBodigHerbal sama seperti obat-obat ARV (antiretroviral) misalnya:
Atazanavir (ATV), Darunavir
(DRV), Fosamprenavir (FPV), Indinavir (IDV), Lopinavir (LPV), Nelfinavir (NFV),
Ritonavir (RTV), Saquinavir (SQV), Tipranavir (TPV).
Jadi,
AraBodigHeral tidak membunuh virus HIV tetapi memperlambat proses replikasi
virus HIV. Dengan demikian jumlah virus akan berkurang dan kualitas hidup seseorang
yang terinfeksi dapat membaik. Seseorang akan tetap hidup dengan sejumlah virus HIV dalam tubuhnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar