Sabtu, 18 April 2015

AraBodigHerbal tidak membunuh virus HIV tetapi menghambat proses replikasinya.

AraBodigHerbal tidak membunuh virus HIV tetapi menghambat proses replikasinya.

                  Gambar: Ficus carica


Buah tin atau dikenal dengan nama ilmiah ficus carica adalah tumbuhan berbunga. Tumbuhan ini memiliki kadar senyawa antioksidan yang tinggi. Di mana antioksidan adalah senyawa-senyawa yang dapat menjaga agar sel-sel tubuh tetap sehat dan tidak mengalami kerusakan atau kematian sel.
       Arabodigherbal adalah salah satu obat herbal yang dibuat dari ekstrak tanaman ficus carica. Arabodigherbal ini digunakan di Papua untuk terapi penyakit HIV & AIDS. Dikatakan bahwa banyak orang telah sembuh dari penyakit HIV & AIDS.

       Apakah itu memang benar-benar sembuh…?

      Ternyata dalam tanaman ficus carica atau bahan baku dari Arabodigherbal adalah tinggi antioksidan. Dimana telah diulas sedikit tentang antioksidan yaitu senyawa-senyawa yang dapat menjaga agar tidak terjadi kerusakan atau kematian sel akibat radikal bebas atau karena suatu proses penyakit. Salah satu antioksidan yang paling banyak terdapat dalam tanaman ficus carica adalah polifenol.
       Senyawa – senyawa Polifenol berperan sebagai antioksidan yang baik untuk tubuh. Polifenol melindungi sel dan substansi kimia dalam tubuh dari radikal bebas, atom reaktif yang merusak jaringan-jaringan dalam tubuh.
       Polifenol juga dapat menghambat enzim yang diperlukan sel kanker untuk tumbuh. Polifenol juga dapat melemahkan substansi yang menyebabkan tumbuhnya kanker.
       Polifenol yang merupakan zat aktif yang  dapat menginhibisi kompleks protease dari virus HIV. Protease adalah suatu enzim mengkatalisis proteolisis, proses ireversibel yang memecah protein menjadi asam amino komponennya. Artinya enzim ini membantu dalam proses pelepasan virus-virus dari dalam sel yang diinfeksinya menjadi virus-virus   baru dan akan menginfeksi sel-sel tubuh yang lain.
       AraBodigHerbal bekerja melawan virus HIV pada proses replikasi atau proses perkembangbiakan virus HIV bukan membunuh virusnya. Senyawa polifenol dari AraBodigHerbal bekerja sebagai protease inhibitor  atau penghambat proses pelepasan virus-virus baru dari sel yang terinfeksi.jadi seseorang sebenarnya tidak sembuh dari penyakit HIV & AIDS tetapi hanya mengalami penurunan kadar virus dalam tubuh sehingga kualitas hidupnya dapat membaik.


             
                         Gambar: replikasi virus HIV


       Sebenarnya cara kerja dari AraBodigHerbal sama seperti obat-obat ARV (antiretroviral) misalnya: Atazanavir (ATV), Darunavir (DRV), Fosamprenavir (FPV), Indinavir (IDV), Lopinavir (LPV), Nelfinavir (NFV), Ritonavir (RTV), Saquinavir (SQV), Tipranavir (TPV).

       Jadi, AraBodigHeral tidak membunuh virus HIV tetapi memperlambat proses replikasi virus HIV. Dengan demikian jumlah virus akan berkurang dan kualitas hidup seseorang  yang terinfeksi dapat membaik. Seseorang akan tetap hidup dengan sejumlah virus HIV dalam tubuhnya. 

       

Tidak ada komentar:

Posting Komentar